Danau Tolire Ternate dan Cerita Rakyat Dibaliknya

Danau Tolire Ternate dan Cerita Rakyat Dibaliknya

Seperti zombie berjalan. Bayangin saja saya tidur jam 12 malem dan berangkat lagi jam 3 pagi ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. Mata rasanya berat banget untuk menunjukkan pesonanya walaupun pagi itu antrian cek in di padat banget padahal masih pagi. Tujuan kali ini adalah Bandara Internasional Sultan Babullah yang merupakan bandara di kota Ternate – Maluku Utara. Perjalanan ini sebenarnya karena ada urusan pekerjaan tapi kita skip aja cerita mengenai pekerjaannya hehehe jadi saya ceritain bagian yang enaknya aja ya.

Posisi yang pas banget. Menginap di hotel murah yang berhadapan langsung dengan Pantai Falajawa membuat suasana terasa lebih istimewa apalagi saat malam tiba banyak orang berjualan kopi, gorengan dan jagung bakar, mantap pokoknya buat nongkrong. Banyak juga muda mudi yang menikmati malam hari itu bersama pasangannya masing – masing dan bapak – bapak yang menikmati permainan caturnya di pinggir pantai menunjukkan kalau tempat ini jadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu di malam hari.

Setelah 3 hari beresin pekerjaan. Masih ada setengah hari untuk menikmati keindahan Kota Ternate ini. Banyak pantai – pantai yang menyuguhkan pemandangan keren dan airnya yang jernih seperti kaca membuat daya tarik wisatawan cukup tinggi juga di kota ini. Tapi setelah saya telusuri via mbah gugel ada danau unik di Kota Ternate yang membuat saya penasaran, akhirnya saya coba tanya ke Pak Sopir yang biasa mengantar saya kesana kemari katanya lokasinya cukup dekat. Oke diputuskan kita langsung cuss kesana.

Danau Tolire Ternate

Danau Tolire Ternate : Dok Pribadi

Akhirnya sampai juga di akses pintu masuk ke Danau Tolire. Setelah 30 menit perjalanan selain melewati wisata Batu Angus dan Pantai Sumaladaha akhirnya saya melihat papan selamat datang yang bertuliskan Selamat Datang di Kawasan Wisata Danau Tolire dan terlihat ada penjagaan dari warga setempat yang meminta uang retribusi sekitar Rp 6000/orang. Setelah itu kita bisa menjamah Danau Tolire sepuasnya.

Fasilitas belum maksimal. Terahir saya mengunjunginya belum ada fasilitas keamanan bagi pengunjung yang datang yang ingin melihat danau lebih dekat karena belum ada pagar pengaman di sekeliling danau. Saya pun harus berhati – hati sambil memegangi dahan pohon terdekat jika ingin melihat kebawah danau.

Danau Tolire Ternate

Danau Tolire Ternate : Dok Pribadi

Penampakan Gunung Gamalama. Berada persis bersebelahan dengan Gunung Gamalama menjadikan pemandangan disini begitu menakjubkan dengan bentuk danau yang unik menyerupai loyang raksasa. Kedalaman yang dimiliki danau ini mencapai 50 meter dari pinggir atas ke permukaan danau sedangkan kedalaman persis masih belum diketahui.

Cerita yang beredar di masyarakat Ternate, Danau Tolire memiliki 2 danau yaitu Danau Tolire Besar dan Tolire Kecil, menurut cerita dulunya adalah sebuah kampung yang masyarakatnya hidup sejahtera. Kampung ini kemudian dikutuk menjadi danau oleh penguasa alam semesta, karena salah seorang ayah di kampung itu menghamili anak gadisnya sendiri.

Saat ayah dan anak gadisnya yang dihamilinya itu akan melarikan diri ke luar kampung, tiba-tiba tanah tempat mereka berdiri anjlok dan berubah menjadi danau. Danau Tolire Besar dipercaya sebagai tempat si ayah. Sedangkan Danau Tolire Kecil diyakini sebagai tempat si gadis.

Danau Tolire Ternate

Danau Tolire Ternate : Dok Pribadi

Buaya siluman tinggal di danau. urban legend yang terkenal di masyarakat sekitar kalau danau yang memiliki warna hijau kecoklatan itu dihuni oleh buaya siluman, itulah penyebab tidak ada yang berani menangkap ikan maupun sekedar mandi di danau itu hingga sekarang. Saya sih enggak kaget heheh mungkin saja ada memang benar adanya hal – hal mistis seperti seperti itu yang menyelimuti danau tersebut #Merinding.

Memiliki harta karun yang melimpah. Menurut masyarakat ada harta karun Kesultanan Ternate tersimpan di dasar Danau Tolire saat Portugis menjajah Ternate abad ke-15. Masyarakat Ternate saat itu banyak membuang hartanya yang berharga ke dalam danau agar tak dirampas tentara Portugis. Hal ini juga sempat diselidiki oleh pemerintah setempat yang mengindikasikan adanya benda – benda berbahan dasar logam di dasar Danau Tolire.

Melanjutkan pekerjaan dan perjalanan selanjutnya. Puas melihat Danau Tolire saya pun harus melanjutkan yang tersisa dari pekerjaan saya dan sesekali mampir ke beberapa tempat – tempat keren di Kota Ternate – Maluku Utara ini seperti Pantai Sumaladaha. Bookmark saja blog ini ya hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *